08 Juli 2017, akhirnya statusku dan mas pacar udah jadi mantan, alias naik ke level di atasnya, yaitu suami istri. tulisan ini ditulis setelah 3 minggu dari hari super itu.. dan rasanya masih WOW gitu, biasanya ga ketemu tiap hari, eh sekarang ketemu tiap hari.. hehehe..

sebenarnya ga ada alasan khusus kenapa pilih 08 07 2017 itu.. cuma karena mau nikah di bulan Juli (yg mana msh libur anak sekolahan, maklum papa guru, dan adek pun masih sekolah), dan tanggal yang paling mungkin yang tanggal itu...
persiapannya? dari Januari 2017.. sebenernya 2016, udah bahas sih mau nikah, tapi belum ada omongan yang gimana-gimana, sampai akhirnya di Januari itu, mas pacar (skrg udah suami) datang berserta keluarganya mengutarakan niat mulia tersebut... dan tarararaaaaa setengah tahun kemudian, yang dilamar udah jadi istri deh... >,<
Make up & kebaya & beskap : Lita (salah satu teman per Seung Gi an dari jaman dahulu kala, yang siap sedia dirempongin apa aja.. ^__^)
Photography : Zulfikar Photograpy
Bunga tangan : Lita & Sanny
Cincin : New Mudjur Cikini
Undangan : Srirama Undangan (hardcopy) & Citta (softcopy)
Souvenir : Eyang Yo & Tante Ruri

Venue Sakramen Perkawinan : Gereja Santa Odilia Citra Raya
Sakramen Perkawinan oleh : Romo Andi Wibowo SDB
Saksi Gereja & Catatan Sipil : Pak Budi & Bu Prapti (sohib papa mama dari jaman dahulu kala...)
Wakil Keluarga sewaktu penyerahan ke Romo : Om Rius (adik bungsu papa, yang kalau tanpa campur tangan beliau, aku dan Anton gak akan ketemu hahaha... :p)
Pembaca Bacaan I : Marta (sepupu, anak kakaknya papa, yang jadi teman ngedate aku & Anton waktu pertama kali.. ada ceritanya di postingan tahun baru 2015 :D)
Pembaca Doa Umat : Bunga (sepupu, anak kakaknya mama)
Lektor : Eggy (adikku), Laras & Sinta (anak adiknya papa), Adi (anak kakaknya papa, adiknya Marta), dan Om Sentot (bapaknya Laras & Sinta)
Koor : Lingkungan Santo Petrus (yang selama 3 bulan, selalu rajin lat koor di rumah tiap Rabu & Jumat); khususnya super makasih buat Pak Felix & Bu Sulis yang dari awal selalu kasih masukan lagu apa yang bakal dipakai.
Airen! :)
Venue Resepsi : Sport Club Citra Raya
Wedding Cake : @butterandsprinkle (project join dua teman ku di kantor, Anddora & Emily, sila mampir Instagram mereka ya ^_^)
Dekorasi : @pandawadecoration
Catering : @dian_catering
dan semua pihak yang tidak bisa disebut satu-satu disini... buat semua keluarga besar, tetangga, kerabat, teman-teman semua... Terima kasih banyak..
Ella & Antonius
Saturday, July 29, 2017
Finally.. Mr. & Mrs. Antonius ^__^
Label:
080717,
AntonElla,
ourwedding
Lokasi:
Setia Budi, Setiabudi, Indonesia
Saturday, March 18, 2017
Yes, I Do... (1) - Menikah di Gereja Katolik
kalau di film-film, atau di drama Korea, abis ngomong 'Yes I Do' semuanya tamat. hahaha... bahagia sampai akhir hayat... tapi di dunia nyata, boro-boro.. abis ngomong itu, terbitlah rempong.. rempong nentuin tanggal, nentuin gedung, nentuin katering, nentuin baju, nentuin romo, sampai nentuin duitnya ada apa gak.. >,<
dan rempong bagian 1 : urus pernikahan di Gereja Katolik.
yup. aku dan masnya, sama-sama beragama Katolik. jadi sudah dipastikan, kami akan menikah secara Katolik. tapi namanya juga Gereja Katolik ya, struktural bener.. aturannya sehompimpa alaium gambreng.. jadilah begitu masnya bilang mau serius sama aku, langkah awal yg diperbuat adalah datang ke Gereja, dan nanya apa syarat2nya...
secara umum, syarat menikah secara Katolik itu, cuma 2, ikut MRT (Membangun Rumah Tangga) dan ikut penyelidikan kanonik.
sampai tulisan ini dibuat, status 'Yes I Do' lagi nunggu jadwal kanonik. jadi ceritanya baru bisa soal proses sebelum nunggu jadwal ya...
MRT sendiri sebenarnya adalah pengembangan dari KPP (Kursus Persiapan Perkawinan) yang sudah bertahun-tahun jadi syarat calon suami istri sebelum menikah secara Katolik. Se Indonesia, program MRT ini baru diberlakukan di Keuskupan Agung Jakarta, dan mutlak diikuti oleh kedua pasangan. karena menurut pengalaman yg sudah-sudah, KPP hanya dianggap sebagai formalitas aja, bahkan sampai ada calo nya segala! >,< karena yang dicari cuma sertifikatnya aja.. bukan ilmunya.. makanya di MRT, udah ga ada lagi sertifikat, tapi dapat buku, dan bonus foto bareng! hihihi~
oh iya, aku dan masnya kebetulan beda Paroki, aku di Tangerang, dan masnya di Bekasi. biasanya kalau sama-sama Katolik, menikahnya di Paroki pihak wanita.. jadi, ikut MRT nya di Paroki ku, dan karena sama-sama di bawah KAJ, jadi seragam untuk urusan MRT nya..
syarat daftar MRT secara umum, sama aja kayak KPP, cm ga perlu kasih pas foto, karena yaa nanti difoto bareng.. hehehe.. MRT kemarin, kami harus ikut 2 hari, Sabtu-Minggu, jam 8 pagi sampai jam 5 sore. topiknya ada yang ringan, agak berat, dan surgawi bener (bahas sakramen) hahaha.. untungnya kami bertahan, dan kami lulus, meskipun tiap diskusi malah contek2an.. >,<
Ini syarat-syaratku kemarin :
1. Isi form keterangan plus tanda tangan calon menikah.
2. Surat Keterangan dari Lingkungan.
3. Fotocopy surat baptis.
4. Fotocopy KTP.
5. Bayar!! di Paroki ku Rp 300.000, untuk buku panduan & konsumsi.
Untuk kanonik, karena masnya beda Paroki, jadi dia harus dapat tanda tangan sampai Pastor Paroki, kalau aku sih, ketua lingkungan aja cukuplah ya.. :D
Ini syarat-syarat untuk kanonik (biasanya seragam sih di semua Gereja Katolik) :
1. Isi form calon menikah
2. Surat Keterangan dari Lingkungan
3. Salinan surat baptis asli yang menyatakan "Status Liber"
4. Fotocopy KTP
5. Fotocopy KTP saksi (suami istri)
6. Pas foto gandeng 4x6 2 lembar.
yang seru pas urus ini, ya bagian mencari tanda tangan, dan cari salinan surat baptis.. masnya Paroki di Bekasi, tapi dia dibaptis di Pademangan (Jakarta).. jadi dia jalan-jalan deh ke sana urus surat baptis.. sedangkan aku dibaptis di Bandung.. ya kali ke Bandung cuma buat urus itu.. berat di ongkos, jadinya minta tolong eyang.. hihihi.. pake jasa pengiriman antar kota antar provinsi :D
trus pas bikin foto gandeng, karena aku maunya fotonya cakep dan kece buat dipasang di akta nikah seumur hidup, janjian warna baju (pakai batik hijau), dan aku kudu lipstikan dulu!!! hihihihi.. mayan hasilnya oke >,<
setelah masukin dokumen kanonik, sekarang lagi dagdigdugder nunggu jadwal penyelidikan kanonik oleh Pastur.. moga-moga pertanyaannya ga susah-susah.. dan kelak jadi bekal kami ke depannya.. bantu doakan kami semoga semuanya lancar yaaa...
sampai jumpa di 'Yes I Do' edisi selanjutnya... ^___^
dan rempong bagian 1 : urus pernikahan di Gereja Katolik.
yup. aku dan masnya, sama-sama beragama Katolik. jadi sudah dipastikan, kami akan menikah secara Katolik. tapi namanya juga Gereja Katolik ya, struktural bener.. aturannya sehompimpa alaium gambreng.. jadilah begitu masnya bilang mau serius sama aku, langkah awal yg diperbuat adalah datang ke Gereja, dan nanya apa syarat2nya...
secara umum, syarat menikah secara Katolik itu, cuma 2, ikut MRT (Membangun Rumah Tangga) dan ikut penyelidikan kanonik.
sampai tulisan ini dibuat, status 'Yes I Do' lagi nunggu jadwal kanonik. jadi ceritanya baru bisa soal proses sebelum nunggu jadwal ya...
MRT sendiri sebenarnya adalah pengembangan dari KPP (Kursus Persiapan Perkawinan) yang sudah bertahun-tahun jadi syarat calon suami istri sebelum menikah secara Katolik. Se Indonesia, program MRT ini baru diberlakukan di Keuskupan Agung Jakarta, dan mutlak diikuti oleh kedua pasangan. karena menurut pengalaman yg sudah-sudah, KPP hanya dianggap sebagai formalitas aja, bahkan sampai ada calo nya segala! >,< karena yang dicari cuma sertifikatnya aja.. bukan ilmunya.. makanya di MRT, udah ga ada lagi sertifikat, tapi dapat buku, dan bonus foto bareng! hihihi~
oh iya, aku dan masnya kebetulan beda Paroki, aku di Tangerang, dan masnya di Bekasi. biasanya kalau sama-sama Katolik, menikahnya di Paroki pihak wanita.. jadi, ikut MRT nya di Paroki ku, dan karena sama-sama di bawah KAJ, jadi seragam untuk urusan MRT nya..
syarat daftar MRT secara umum, sama aja kayak KPP, cm ga perlu kasih pas foto, karena yaa nanti difoto bareng.. hehehe.. MRT kemarin, kami harus ikut 2 hari, Sabtu-Minggu, jam 8 pagi sampai jam 5 sore. topiknya ada yang ringan, agak berat, dan surgawi bener (bahas sakramen) hahaha.. untungnya kami bertahan, dan kami lulus, meskipun tiap diskusi malah contek2an.. >,<
Ini syarat-syaratku kemarin :
1. Isi form keterangan plus tanda tangan calon menikah.
2. Surat Keterangan dari Lingkungan.
3. Fotocopy surat baptis.
4. Fotocopy KTP.
5. Bayar!! di Paroki ku Rp 300.000, untuk buku panduan & konsumsi.
Untuk kanonik, karena masnya beda Paroki, jadi dia harus dapat tanda tangan sampai Pastor Paroki, kalau aku sih, ketua lingkungan aja cukuplah ya.. :D
Ini syarat-syarat untuk kanonik (biasanya seragam sih di semua Gereja Katolik) :
1. Isi form calon menikah
2. Surat Keterangan dari Lingkungan
3. Salinan surat baptis asli yang menyatakan "Status Liber"
4. Fotocopy KTP
5. Fotocopy KTP saksi (suami istri)
6. Pas foto gandeng 4x6 2 lembar.
yang seru pas urus ini, ya bagian mencari tanda tangan, dan cari salinan surat baptis.. masnya Paroki di Bekasi, tapi dia dibaptis di Pademangan (Jakarta).. jadi dia jalan-jalan deh ke sana urus surat baptis.. sedangkan aku dibaptis di Bandung.. ya kali ke Bandung cuma buat urus itu.. berat di ongkos, jadinya minta tolong eyang.. hihihi.. pake jasa pengiriman antar kota antar provinsi :D
trus pas bikin foto gandeng, karena aku maunya fotonya cakep dan kece buat dipasang di akta nikah seumur hidup, janjian warna baju (pakai batik hijau), dan aku kudu lipstikan dulu!!! hihihihi.. mayan hasilnya oke >,<
setelah masukin dokumen kanonik, sekarang lagi dagdigdugder nunggu jadwal penyelidikan kanonik oleh Pastur.. moga-moga pertanyaannya ga susah-susah.. dan kelak jadi bekal kami ke depannya.. bantu doakan kami semoga semuanya lancar yaaa...
sampai jumpa di 'Yes I Do' edisi selanjutnya... ^___^
Label:
AAP,
AntonElla,
wedding preparation,
yes i do
Monday, January 16, 2017
[K-drama] Goblin : The Lonely and Great God
yap! aku lagi ter-goblin-kan. >,<
awalnya sama sekali ga tau ini drama apaan, sampai salah satu temanku nunjukin teasernya, dan aku cuma familiar sm pemainnya.. yaiyalah ada Gong Yoo & Lee Dong Wook! hahaha.. sama pemeran cewe yg di Cheese in Trap.. iseng dong akhirnya nonton 1 episode.. dan langsung dah, jatuh hati.. hahaha
di mana lagi coba nyari drama korea yg super fantasi, tapi penjahatnya ga keliatan? ya Goblin ini jawabannya.. dari jalan ceritanya yang masih ga tau akan berakhir di mana.. love line nya yang unyu (baik Goblin & Bride nya, maupun Grim Reaper & Sunny).. sampai efek-efek dari perangnya lah, pedangnya si Goblin lah, dll yang bikin susah untuk ga jatuh hati.. omooo~ bener2 jadi drama yang dinanti di akhir pekan banget deh.. soalnya jadwal tayangnya di hari Jumat & Sabtu.. jam 8 malem waktu Korea (jam 6 sore waktu Jakarta).. sempet sih iseng streaming pas masih di jalan.. tapi internet Indonesia mah ya apa atuh, beberapa menit sekali ngelag, nyerah deh.. hahaha
kalau mau baca sinopsis yang lebih detail coba baca di wikipedia atau asianwiki ya.. intinya sih bercerita tentang seseorang bernama Kim Shin (Goblin) yang udah hidup 900 tahun, dikarenakan di kehidupan sebelumnya (di jaman Goryeo) dia banyak banget bunuh orang.. dia bunuh banyak orang karena dapat titah dari Raja untuk menjaga perbatasan, eh suenya, dia malah dituduh sebagai pengkhianat dong... adiknya, keluarganya, pengikutnya, semuanya meninggal gara-gara Rajanya egois.. jadilah si Kim Shin ini, dihukum sama 'Tuhan' untuk ga bisa meninggal.. pedang dari Raja yang dia pake untuk bunuh orang banyak, tetap ada di tubuhnya, sampai ada Pengantin Goblin yang bisa cabut itu pedang..
kasian ya 900 tahun.. ga pernah tua.. tapi selalu liat orang terdekat lahir-besar-meninggal.. makanya dia kaya beneeeeer! hahaha...
nah pas di umur 939 itu, akhirnya dia ketemu deh sama Pengantin (Ji Eun Tak) nya, plus ditambah ada Grim Reaper & Sunny.. yang ternyata nyambung deh urusan sama kehidupannya di jaman Goryeo itu..
endingnya gimana? belum tahu.. sampai tulisan ini dibuat, baru tayang 13 episode.. dan itu lagi puncak-puncak sedihnya hiks. hiks.
dan seperti biasa, kalau lagi suka satu drama.. aku ikutan suka juga sama OST nya.. salah satu yang aku suka dari Eddy Kim - You're Beautiful.. lagunya ganggu kuping banget deh asli... bikin pengen puter-puter terus.. hahahaha~
happy watching! semoga segera ter-goblin-kan, jadi bisa ikutan galau rame-rame.. hehehe...
annyeong!~ >,<
awalnya sama sekali ga tau ini drama apaan, sampai salah satu temanku nunjukin teasernya, dan aku cuma familiar sm pemainnya.. yaiyalah ada Gong Yoo & Lee Dong Wook! hahaha.. sama pemeran cewe yg di Cheese in Trap.. iseng dong akhirnya nonton 1 episode.. dan langsung dah, jatuh hati.. hahaha
di mana lagi coba nyari drama korea yg super fantasi, tapi penjahatnya ga keliatan? ya Goblin ini jawabannya.. dari jalan ceritanya yang masih ga tau akan berakhir di mana.. love line nya yang unyu (baik Goblin & Bride nya, maupun Grim Reaper & Sunny).. sampai efek-efek dari perangnya lah, pedangnya si Goblin lah, dll yang bikin susah untuk ga jatuh hati.. omooo~ bener2 jadi drama yang dinanti di akhir pekan banget deh.. soalnya jadwal tayangnya di hari Jumat & Sabtu.. jam 8 malem waktu Korea (jam 6 sore waktu Jakarta).. sempet sih iseng streaming pas masih di jalan.. tapi internet Indonesia mah ya apa atuh, beberapa menit sekali ngelag, nyerah deh.. hahaha
![]() |
| Grim Reaper - Sunny - Deok Hwa - Kim Shin/Goblin - Ji Eun Tak |
kasian ya 900 tahun.. ga pernah tua.. tapi selalu liat orang terdekat lahir-besar-meninggal.. makanya dia kaya beneeeeer! hahaha...
nah pas di umur 939 itu, akhirnya dia ketemu deh sama Pengantin (Ji Eun Tak) nya, plus ditambah ada Grim Reaper & Sunny.. yang ternyata nyambung deh urusan sama kehidupannya di jaman Goryeo itu..
endingnya gimana? belum tahu.. sampai tulisan ini dibuat, baru tayang 13 episode.. dan itu lagi puncak-puncak sedihnya hiks. hiks.
dan seperti biasa, kalau lagi suka satu drama.. aku ikutan suka juga sama OST nya.. salah satu yang aku suka dari Eddy Kim - You're Beautiful.. lagunya ganggu kuping banget deh asli... bikin pengen puter-puter terus.. hahahaha~
happy watching! semoga segera ter-goblin-kan, jadi bisa ikutan galau rame-rame.. hehehe...
annyeong!~ >,<
Sunday, December 18, 2016
Mencari diskon-an..
namanya juga cewek ya, kalau mendapatkan sesuatu yang berbau diskon itu rasanya bahagia banget... dan itu terjadi padaku sepanjang akhir pekan ini.. >,<
----
sudah jadi kebiasaan aku & pacar untuk jalan-jalan sebelum liburan akhir tahun dimulai.. ya soalnya kan jadwal liburannya masih beda, jadi sebelum ganti tahun, harus ketemuan dulu... hehe.. tahun lalu main ke daerah kota tua, keliling museum (ups, belum sempet ditulis disini.. hahaha), dan tahun ini main ke Ocean Dream Samudra di Ancol...
kenapa ke sana? kok gak ke Dufan aja? Dufan udah bosen.. soalnya setahun sebelumnya udah sempat punya annual pass (dapetnya pas lagi diskon pula, seorang cuma 250rb), dan udah bosen.. jadi cari spot lain.. dan kebetulan yang lagi promo ya si Ocean Dream ini.. ahahaha... dari yang tiketnya Rp 130.000, diskon jadi Rp 85.000! mayaaaaan kan...
cara dapat promo nya gampang kok, cuma share foto ini aja, lumayan promonya msh berlaku sampai tgl 23 Des 2016... cara lebih jelasnya langsung ke sini ya : https://www.ancol.com/id/promo/promo-medsos-ocean-dream-samudra
terakhir kali main ke Ocean Dream Samudra (dulu namanya Gelanggang Samudra) pas masih SMP, dan atraksi paling berkesan ya si lumba-lumbanya... ternyata sekarang ada 4 atraksi lain yang bisa ditonton selain cuma nunggu lumba-lumba aja, ada Scorpion Pirate, Pertunjukan Singa Laut, Underwater & Cinema 4D. dan plusnya lagi, semua atraksi ga ada yang jam mulainya sama.. jadi ga ada alasan untuk ga nonton semuanya... oke banget deh! ^___^
kalau pernah ke Universal Studio Singapore, pasti familiar sama Scorpion Pirates, karena mirip-mirip sama Waterworld, bedanya cuma ini versi Indonesia aja.. hahaha... ga sesadis yg di USS kok sampe basah2an.. pasti kalau kena basah bakal ilfil, abisnya kolamnya kotor bener.. :D
kalau yang Singa Laut sih, unyu lah.. sebelum singa lautnya tampil, disuruh nonton berang-berang & beruang madu yang juga ga kalah unyu.. seneng deh sepanjang nonton.. apalagi kalau inget si Singa Laut yang hobinya ngeglosor pake perutnya.. berasa lagi ngepel lantai.. hahahaha~
Lumba-lumba tetap jadi idola, meski aku dan pacar ga cari kesempatan buat cium & foto bareng si lumba-lumba.. sayang duitnya hahahaha *pelit* lumba-lumba yang kemarin pentas, adalah lumba-lumba asli lahir di Jakarta.. namanya Juki & Jafar, dan dua2nya super unyu, apalagi pas disuruh muter-muter kolam biar pada bisa pegang, eh malah ngegerakin ekornya dan nyipratin air... hihihihi~ pas di lumba-lumba juga kebetulan lagi ada yang ulang tahun, jd si dedek yang ultah ini dapat kesempatan naik perahu diputerin sama lumba-lumba dan dapat cium..
Underwater isinya cuma nonton penari & penyelam berenang2 gt di semacam akuarium raksasa, ga segede yang di seaworld sih, tapi ya lumayan lah... yang nari ada 3 orang dan penyelam ada 2 orang.. mereka kolaborasi sama ribuan ikan yang ada di akuariumnya itu... lumayan sih, tapi agak bosenin, jadi ya kalau disuruh nonton lagi palingan gak mau..
Cinema 4D nya jauh dari harapan aku.. hahaha.. kirain bangkunya bakal goyang-goyang trs ada efek basah dan angin gt kan, taunya cuma kaya 3D dan sukses membuat mataku perih sepanjang nonton 15 menit.. kirain aku doang yang kaya gitu, ternyata pacar juga sama.. ya sudahlah berarti emang kurang cocok buat pengguna kacamata seperti kita berdua.. haha
oh iya kita mampir juga ke Ocean Butterfly, sayangnya ga ada kupu-kupu yang terbang, tapi ada kepompong banyak banget yg lagi pada persiapan buat jadi kupu-kupu..
semua atraksi udah ditonton, dan udah ga tau mau ngapain lagi, jadinya duduk-duduk aja di deket tempat tunggu bis wara wiri sambil foto-foto aja gitu.
![]() |
| haloooo ^___^ |
oh iya kalau ke Ancol, dan ga bawa kendaraan pribadi, bisa banget nyoba beberapa cara ke Ancol yang udah kucoba bareng pacar. biasanya titik temu ku sama pacar ada 2 tempat, bisa di Stasiun Jakartakota atau di WTC Mangga Dua. kalau dari Stasiun bisa naik angkot yang arah Priok dan turun di depan gerbang Ancol.. seorang cuma bayar Rp 5.000 aja.. cuma ya pake muter2in jalan Lodan dari ujung ke ujung... hihihi~ kalau ketemunya di WTC Mangga Dua bisa naik angkot juga, pokonya yang arah Priok, atau jalan kaki, atau naik Transjakarta Halte Pademangan, cuma 1 halte doangan.. hahaha... nanya ga nih kenapa ketemunya di WTC Mangga Dua? gara-gara bis komplek berhentinya disitu.. ahahahaha~ aku kan anaknya ga mau susah, maunya cuma duduk, bayar trus sampe deh...
oh iya gitu sampai gerbang Ancol, tiket masuk untuk pejalan kaki Rp 25.000/orang, dan buat ke wahana kaya Dufan, Ocean Dream, Seaworld, dll bisa naik bis wara wiri.. gratiiiis dan adem.. ^__^
----
nah hari ini (Minggu) adikku ngajak nonton.. kebetulan dekat rumah ada bioskop baru.. berhubung lagi ada promo buy 1 get 1 di bookmyshow pakai telkomsel poin, jadinya nuker poin deh... yang merasa poinnya seabrek dan bingung mau diapain, dituker ini aja.. lumayan jadi setengah harga.. seharusnya bayar Rp 110.000 (kalau di bookmyshow ada tambah 10rb sbg admin), jadi cuma bayar Rp 55.000; kan lumayan..
![]() |
| https://id.bookmyshow.com/tsel |
selain tiket nontonnya yang diskon, kalau beli snack di apps nya CGV Blitz juga diskon 20%, jadinya sekalian deh... pokonya hidup diskonan!!!
belakangan lagi seneng deh sama banyaknya film kartun di bioskop, dari Trolls, trs Moana, dan Sing.. rasanya nonton tuh ga usah mikir, malah sibuk nyanyi-nyanyi.. ahahahaha...
SING nya menyenangkan, sayangnya aku kelewatan bagian terakhir karena heboh pengen ke toilet hahahaha.. jd suruh si Eggy bikin kesimpulan dari yang dia tonton, dan aku ga terlampau rugi melewatkan beberapa menit terakhir...
----
sampai jumpa di akhir pekan yang lain dengan diskon yang lain pula... ^___^
Label:
AAP,
akhirpekan,
ancol,
diskon,
eggy,
family,
nonton,
ocean dream samudra,
pacar,
weekend,
wiken
Sunday, November 6, 2016
Cerita 4.11
pasti udah pada tahu dong, kalau hari Jumat kemarin, di Jakarta ada unjuk rasa yang lumayan besar.. jumlah orang banyak banget, dan sukses membuat para pekerja di Jakarta ketar-ketir termasuk aku...
paginya masih berangkat kaya biasa... eh ternyata bisnya baru jalan jam 6 karena bis ke Gambirnya gak berangkat. sampai kantor jam 7, saking jalanan kosong banget..
setengah ruangan melarikan diri semua alias cuti, dan setengahnya lagi pecicilan ga jelas... hahaha.. masih sempet ikut misa Jumat Pertama (pas ditunjuk jadi lektor), dan masih sempet makan bakwan malang di kantin gedung sebelah, sampai akhirnya Wakadiv kasih info kalau boleh pulang... padahal aslinya mah ya, disuruh sampai jam 5.. haiyaaaa~
seneng sih bisa balik awal.. ini pengalaman balik awal kedua kalinya sejak kerja di Jakarta.. nama juga rumah di antah berantah kan ya, masalah yg muncul, gimana caranya pulang... naik apaaaa?! kalau udh demo begini, bis yang ke rumah suka ga jalan, dan paginya udah ada pengumuman kalau ga jual tiket PP, jadi kemungkinan ya ga jalan...
jadinya, naik commuter deeeeh! lumayan loh, hemat waktu dan uang, cuma satu jam dari Stasiun Sudirman sampai Stasiun Tangerang... eh tapi, dari Stasiun Tangerang sampai rumahnya tambah 1 jam lagi.. zzzzz soalnya harus sambung angkot 2x... tapi gapapa lah jam 4 udah sampai rumah.. padahal biasanya kalau balik kerja jam 5, bisa sampe rumah nya jam 8 loh~ sakti ga tu.. hahaha...
sisa hari itu di rumah cm nongkrongin tv aja, update kondisi Jakarta.. Puji Tuhan, pas udah ramai, dan pas udah mulai panas situasinya, aku udah posisi di rumah.. moga-moga negara ini tetap aman, tetap saling toleransi, dan baik-baik aja...
^__^
paginya masih berangkat kaya biasa... eh ternyata bisnya baru jalan jam 6 karena bis ke Gambirnya gak berangkat. sampai kantor jam 7, saking jalanan kosong banget..
setengah ruangan melarikan diri semua alias cuti, dan setengahnya lagi pecicilan ga jelas... hahaha.. masih sempet ikut misa Jumat Pertama (pas ditunjuk jadi lektor), dan masih sempet makan bakwan malang di kantin gedung sebelah, sampai akhirnya Wakadiv kasih info kalau boleh pulang... padahal aslinya mah ya, disuruh sampai jam 5.. haiyaaaa~
seneng sih bisa balik awal.. ini pengalaman balik awal kedua kalinya sejak kerja di Jakarta.. nama juga rumah di antah berantah kan ya, masalah yg muncul, gimana caranya pulang... naik apaaaa?! kalau udh demo begini, bis yang ke rumah suka ga jalan, dan paginya udah ada pengumuman kalau ga jual tiket PP, jadi kemungkinan ya ga jalan...
jadinya, naik commuter deeeeh! lumayan loh, hemat waktu dan uang, cuma satu jam dari Stasiun Sudirman sampai Stasiun Tangerang... eh tapi, dari Stasiun Tangerang sampai rumahnya tambah 1 jam lagi.. zzzzz soalnya harus sambung angkot 2x... tapi gapapa lah jam 4 udah sampai rumah.. padahal biasanya kalau balik kerja jam 5, bisa sampe rumah nya jam 8 loh~ sakti ga tu.. hahaha...
sisa hari itu di rumah cm nongkrongin tv aja, update kondisi Jakarta.. Puji Tuhan, pas udah ramai, dan pas udah mulai panas situasinya, aku udah posisi di rumah.. moga-moga negara ini tetap aman, tetap saling toleransi, dan baik-baik aja...
^__^
Tuesday, July 5, 2016
Lipstik Purbasari Matte - 81 89 90
aku belum ada rencana jadi beauty blogger sih, soalnya kemampuan dandan juga masih sekenanya.. tapi gak ada salahnya dong sesekali coba review salah satu alat dandan yang lagi aku suka belakangan ini ya... dan yang sekarang lagi aku suka banget, lipstik Purbasari!
awal mula coba sih karena penasaran aja.. soalnya tiap cari rekomendasi lipstik yang murah meriah, bagus, dan ga bikin bibir cepet kering, nemunya si Purbasari ini.. pertama kali beli online gitu.. soalnya pas cari di deket rumah agak susah, itu pun masih tebak-tebakan warnanya bakal kaya apa pas nempel di bibir.. nah setelah merasa suka sama produknya, baru deh berani coba warna lain..
3 warna yang kupunya, 81 - Diamond, 89 - Jade, 90 - Crystal.
menurutku sih hasil warnanya bakal berbeda antara bibir yang satu dengan yang lain.. dari beberapa review yang pernah kubaca, ada yang warnanya mencolok ke bibir, ada yang gak terlalu mencolok. kebetulan dari ketiga warna itu, yang merah banget ke bibirku yang no 89, sedangkan 81 & 90 warnanya hampir mirip, agak kecoklatan jadi kaya gak pake lipstik. aku sih lebih suka pakai yang no 90 ya kalau buat sehari-hari.. ga kelewat ngejreng..
belum pernah coba sih pake lipstik matte yang lain selain Purbasari ini.. dari review lain-lain, lipstick matte buatan luar banyak juga yang bagus.. cuma aku rada khawatir juga ya, sebab udah banyak juga lipstik luar yang ternyata harganya miring ga taunya palsu.. lah daripada bibir kenapa-kenapa kan mendingan beli yang udah jelas merk lokal aja bukan? hehe...
aku suka banget sama Purbasari ini, sebab gampang banget didapat, harga terjangkau, dan yang pasti gak bikin bibir kering.. rencana nyoba warna lain sih ada ya, cuma kalau kebanyakan beli dan jarang dipakai kan sayang juga tuh.. jadi lain waktu lah... >,<
awal mula coba sih karena penasaran aja.. soalnya tiap cari rekomendasi lipstik yang murah meriah, bagus, dan ga bikin bibir cepet kering, nemunya si Purbasari ini.. pertama kali beli online gitu.. soalnya pas cari di deket rumah agak susah, itu pun masih tebak-tebakan warnanya bakal kaya apa pas nempel di bibir.. nah setelah merasa suka sama produknya, baru deh berani coba warna lain..
3 warna yang kupunya, 81 - Diamond, 89 - Jade, 90 - Crystal.
![]() |
| 81 - 89 - 90 |
aku suka banget sama Purbasari ini, sebab gampang banget didapat, harga terjangkau, dan yang pasti gak bikin bibir kering.. rencana nyoba warna lain sih ada ya, cuma kalau kebanyakan beli dan jarang dipakai kan sayang juga tuh.. jadi lain waktu lah... >,<
Saturday, June 25, 2016
Nano oh Nano..
setelah 2 tahun pakai HP yang sekarang, berhubung lagi ada rejeki hari raya (yang sebenernya hari raya ku pun jatuhnya masih jauh pas Natal hehe), jadi ganti HP deh.. bukan spesifikasi HP nya yang mau kubahas di postingan kali ini.. tapi betapa hebohnya mutasi simcard...
jadi aku punya dua nomor untuk HP, prabayar (IM3) yang sudah dipakai dari jaman masih kuliah di Bandung, dan pascabayar (Kartu Halo) yang baru migrasi sejak lokasi kerja pindah ke Jakarta. nomor keduanya udah paten dan ga bisa diganggu gugat. nah! sebelum ganti HP, aku tuh udah baca-baca segala artikel di google soal spesifikasi HP yang mau kubeli ini.. tulisannya sih Micro SIM ya.. so aku masih santai dong.. secara yang Kartu Halo itu, pas pindah ke pascabayar abis dapat Micro SIM.. ealah~ aku ternyata risetnya kurang.. ternyata tu HP pakainya Nano SIM! kalau mau dipotong takut salah potong... pilihannya sih ya ke tempat provider itu dan tukar simcard.
beli HP di Alam Sutera (karena mau sekalian ambil barang belanjaan mama), dan rencana nya mau urus simcardnya di Karawaci.
anak google, jadi udah sibuk cari Galeri Indosat dan Grapari dimana.. kalau Grapari udah tau ada di Supermal Karawaci, tapi~ kata google Galeri Indosat nya ada di Ruko Pinangsia. rencanaku, aku mau ke Ruko Pinangsia dulu, baru ke mal. jadi diturunin lah sama papa tepat keluar tol, dan papa mama adik nunggu di mal. udah mah ke Pinangsia nya jauh, panas, kepentok pas naik angkot, eeeeeh~ galeri Indosatnya udah gak ada. asli puter-puter kaya orang ilang.. pas nanya sama mas-mas Indomaret, trus dikasih tau kalau udah ga ada.. langsung kesel sendiri.. hahaha~
jadi langsung ke mal dan antri di Grapari. ya pikiranku, yang penting si Kartu Halo nya dulu aja deh.. secara itu sim card yang udah ada paket internetnya kan.. antrinya ga kira-kira.. untung petugasnya sigap.. daripada seorang demi seorang antri, langsung deh isi data dan diproses bergilir.. karena aku kan pakai kartu pascabayar, jadi datanya udah ada lengkap, ya sekitar 15 menit deh.. udah dapat simcard baru...
kebetulan selama nunggu itu, aku ngetweet official twitternya Indosat. dijawab kalau di Karawaci ada... masih ga ngeh tu kalau di mal yang sama.. akhirnya baru sadar kalau ada di mal yang sama, sebelahan pula lokasinya! wakakaka.. jiah ngapain atuh sesiangan muterin Pinangsia kalau ternyata di dalam mal nya ada?? geuleuh sendiri kalau diinget-inget. >,<
antrinya juga agak lama nih.. pas udah sampai gilirannya, ehhhh.. si mbak CS minta KTP.. KTP nya ketinggalan! ditambah itu simcard dari jaman kuliah kan, jadi pas daftar jaman dulu itu masih suka asal nulisnya.. ujung-ujungnya harus update data dan itu lama banget! hahaha... kirain bakal kaya di Grapari, simcardnya langsung otomatis yang Nano.. ternyata dari Micro dipotong manual.. ah ya sudahlah...
tapi gak sesusah yang dibayangkan kok kalau mau ganti simcard.. karena memang sebagian besar HP baru yang sekarang ini keluar udah jarang pakai simcard yang besar.. plus sedang ada migrasi ke 4G juga kan.. jadi yaaa ga akan dipersulit kok.. asal data nya jelas aja...
jadi aku punya dua nomor untuk HP, prabayar (IM3) yang sudah dipakai dari jaman masih kuliah di Bandung, dan pascabayar (Kartu Halo) yang baru migrasi sejak lokasi kerja pindah ke Jakarta. nomor keduanya udah paten dan ga bisa diganggu gugat. nah! sebelum ganti HP, aku tuh udah baca-baca segala artikel di google soal spesifikasi HP yang mau kubeli ini.. tulisannya sih Micro SIM ya.. so aku masih santai dong.. secara yang Kartu Halo itu, pas pindah ke pascabayar abis dapat Micro SIM.. ealah~ aku ternyata risetnya kurang.. ternyata tu HP pakainya Nano SIM! kalau mau dipotong takut salah potong... pilihannya sih ya ke tempat provider itu dan tukar simcard.
beli HP di Alam Sutera (karena mau sekalian ambil barang belanjaan mama), dan rencana nya mau urus simcardnya di Karawaci.
anak google, jadi udah sibuk cari Galeri Indosat dan Grapari dimana.. kalau Grapari udah tau ada di Supermal Karawaci, tapi~ kata google Galeri Indosat nya ada di Ruko Pinangsia. rencanaku, aku mau ke Ruko Pinangsia dulu, baru ke mal. jadi diturunin lah sama papa tepat keluar tol, dan papa mama adik nunggu di mal. udah mah ke Pinangsia nya jauh, panas, kepentok pas naik angkot, eeeeeh~ galeri Indosatnya udah gak ada. asli puter-puter kaya orang ilang.. pas nanya sama mas-mas Indomaret, trus dikasih tau kalau udah ga ada.. langsung kesel sendiri.. hahaha~
jadi langsung ke mal dan antri di Grapari. ya pikiranku, yang penting si Kartu Halo nya dulu aja deh.. secara itu sim card yang udah ada paket internetnya kan.. antrinya ga kira-kira.. untung petugasnya sigap.. daripada seorang demi seorang antri, langsung deh isi data dan diproses bergilir.. karena aku kan pakai kartu pascabayar, jadi datanya udah ada lengkap, ya sekitar 15 menit deh.. udah dapat simcard baru...
kebetulan selama nunggu itu, aku ngetweet official twitternya Indosat. dijawab kalau di Karawaci ada... masih ga ngeh tu kalau di mal yang sama.. akhirnya baru sadar kalau ada di mal yang sama, sebelahan pula lokasinya! wakakaka.. jiah ngapain atuh sesiangan muterin Pinangsia kalau ternyata di dalam mal nya ada?? geuleuh sendiri kalau diinget-inget. >,<
antrinya juga agak lama nih.. pas udah sampai gilirannya, ehhhh.. si mbak CS minta KTP.. KTP nya ketinggalan! ditambah itu simcard dari jaman kuliah kan, jadi pas daftar jaman dulu itu masih suka asal nulisnya.. ujung-ujungnya harus update data dan itu lama banget! hahaha... kirain bakal kaya di Grapari, simcardnya langsung otomatis yang Nano.. ternyata dari Micro dipotong manual.. ah ya sudahlah...
tapi gak sesusah yang dibayangkan kok kalau mau ganti simcard.. karena memang sebagian besar HP baru yang sekarang ini keluar udah jarang pakai simcard yang besar.. plus sedang ada migrasi ke 4G juga kan.. jadi yaaa ga akan dipersulit kok.. asal data nya jelas aja...
Subscribe to:
Posts (Atom)
Bermain Pikler Triangle
Saat pandemi mulai masuk Indonesia, AAP Jr masih umur 1,5tahun. Kala itu memang kami belum terlalu sering mengajak dia main di tempat main a...







